Posted by: Yosni Herin | March 16, 2010

Liga Champions – Barca di Atas Angin

Preview Kamis (19/3)

Barca di Atas Angin

Publik Catalan berharap besar Lionel Messi mampu melanjutkan magisnya saat menjamu Stuttgart, seperti yang ditunjukkannya ketika mencetak hattrick ke gawang Valencia akhir pekan kemarin.

BARCELONA—Pertaruhan Barcelona mempertahankan gelar Liga Champions paling dekat harus dibuktikan dengan melewati VfB Stuttgart. Satu tiket menuju perempat final akan diperebutkan kedua tim dalam duel yang digelar di Nou Camp, Kamis (19/3) dini hari WIB.

Barcelona lebih diuntungkan karena partai kedua perdelapan final menghadapi Stuttgart dilaksanakan di kandang sendiri. Setelah ditahan imbang 1-1 di markas Stuttgart pada pertemuan pertama, Barca berada di atas angin. Skor kacamata di Nou Camp sudah cukup bagi pasukan Pep Guardiola ke perempat final karena unggul agregat gol tandang.

Apalagi dari catatan kala bermain di kandang sendiri, Barca begitu mentereng. “Azulgranas” meraih 16 kemenangan, sekali seri, dan dua kali kalah pada laga di semua ajang musim ini. Khusus di Liga Champions mereka menang dua kali dan sekali kalah.

Fakta ini membuat Stuttgart wajib pasang kewaspadaan tinggi meskipun dalam perjalanannya di Liga Champions musim ini tak terkalahkan di laga tandang. Situasi yang jauh berbeda karena yang dihadapi sekarang tim sekelas Barca. Apalagi jawara Eropa itu memiliki modal bagus dengan hasil gemilang di La Liga. Akhir pekan kemarin, Barca memetik kemenangan besar 3-0 atas Valencia.

Tiga gol yang diborong Lionel Messi membuat pemain terbaik dunia 2009 itu dipercaya bakal kembali menjadi mimpi buruk bagi Stuttgart. “Dia (Messi) adalah pemain terbaik dunia. Kontribusi dengan talenta mengangkatnya tinggi. Dia bisa menjadi pemain terbaik dalam sejarah,” puji kiper Barca Victor Valdes.

Messi selalu mencetak gol pada tiga pertandingan terakhir La Liga. Satu gol dibuatnya untuk memberikan kemenangan 2-1 atas Malaga, dua gol ke gawang Almeria saat bermain seri 2-2, dan hattrick ke jala Valencia.

Stuttgart bukannya tak pernah merasakan ketajaman sang “Messiah”. Pada pertemuan pertama fase grup Liga Champions 2007-2008, pemain asal Argentina itu menceploskan satu gol untuk kemenangan 2-0. Keunggulan 3-1 di Nou Camp pada pertarungan kedua turut menempatkan Barca sebagai pemuncak klasemen akhir grup, sedangkan juru kunci Stuttgart tersingkir.

Head to head dua kali menang dan sekali seri dalam tiga pertemuan kedua tim kian mengunggulkan Barca. Raksasa Catalan itu ingin lolos ke perempat final Liga Champions tiga kali beruntun. Sekaligus memperpanjang derita Stuttgart yang tak pernah tampil di perempat final ajang gelaran UEFA sejak 1998. Tahun itu mereka menembus putaran perempat final, bahkan sampai menginjak final Piala Winners walau akhirnya dikalahkan Chelsea.

Beban Stuttgart semakin bertambah karena dalam lima partai terakhir di semua kompetisi hanya mampu menang sekali. Terlebih saat berkunjung ke Spanyol, klub Bundesliga itu tak pernah membawa pulang kemenangan. Sedangkan Barca pada empat laga kandang terakhir selalu unggul, termasuk skor 4-0 melawan Bayern Muenchen di perempat final Liga Champions musim lalu.

Meski berada di atas angin, bek Barca Rafael Marquez mengingatkan supaya tidak terlena. “Kami harus berhati-hati. Stuttgart kuat dan akan tetap sama seprti saat bermain di Jerman. Ingat apa yang terjadi pada Real Madrid bisa menimpa kami. Lawan harus dihormati dan meneruskan bekerja dengan kerendahan hati,” tekan Marquez yang akan digeser ke bek tengah karena kapten Carlos Puyol sudah kembali bermain setelah absen menghadapi Valencia akibat cedera.

Stuttgart yang kini menempati posisi sembilan klasemen Bundesliga dan kalah 1-2 dari Schalke pekan lalu, berharap pelatih asal Swiss Christian Gross dan winger Alexander Hleb bisa membantu mengatur strategi untuk meredam Barca. Hleb yang dipinjamkan Barca ke Stuttgart akan memakai semua ilmunya tentang dapur lawan.

“Barca lawan yang tidak saya inginkan karena saya tahu tim ini kuat. Melawan tim-tim lain kami bisa berjuang dan punya peluang sama, tapi tidak dengan Barca. Mereka bermain cantik dan setiap pemain mampu merancang permainannya sendiri. Kami tidak hanya harus konsentrasi pada Leo (Messi) karena dia paling berbahaya. Tapi juga kepada pemain lain,” papar Hleb.

Bordeaux Difavoritkan

Pada perempat final lainnya, Bordeaux giliran menjamu Olympiakos di Stade Chaban-Delmas. Tampil di hadapan pendukung sendiri jelas menjadi keuntungan besar bagi Bordeaux. Klub besutan Laurent Blanc itu semakin difavoritkan lolos karena di pertemuan pertama menang tipis 1-0.

Selain Lyon yang menyingkirkan Madrid, Bordeaux juga mengharumkan nama Prancis. Apalagi, dalam enam pertandingan terakhir Liga Champions musim ini Bordeaux mampu memetik kemenangan.

Namun Bordeaux tengah tertatih di Ligue 1 karena hanya bermain dua kali seri dan sekali kalah di tiga laga terakhir. Meskipun tetap di puncak klasemen sementara, kondisi ini mengkhawatirkan. “Selama perjalanan buruk kami, tak ada tim yang menggungguli kami. Kami tetap di puncak, babak 16 besar Liga Champions dan final Piala Liga,” optimistis bek kanan Chalme. (sin/AFP/S-1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: