Posted by: Yosni Herin | March 13, 2010

Chelsea Berpeluang Gusur MU

Chelsea Berpeluang Gusur MU

Kemenangan di derby London saat menjamu West Ham United bakal membuat Chelsea kembali merebut posisi puncak klasemen sementara Liga Primer dari Manchester United.

LONDON—Persaingan papan atas Liga Primer semakin seru. Chelsea dan Arsenal memiliki kesempatan besar untuk menyalip Manchester United (MU) yang kini berada di puncak klasemen sementara.

Situasi itu terjadi saat Chelsea menjamu West Ham United di Stamford Bridge, Sabtu (13/3). Di saat bersamaan, Arsenal bertandang ke markas Hull City di Kingston Communications Stadium.

Chelsea dan Arsenal kini mengantongi poin sama yakni 61 poin. Hanya saja, “The Blues” memiliki keuntungan karena baru bertanding 28 laga, beda dari Arsenal dan MU yang sudah melakoni 29 pertandingan. Ketatnya perolehan poin ini membuat persaingan semakin panas.

Chelsea tentu berambisi besar dapat memetik tiga poin untuk kembali merebut puncak klasemen. Sekaligus mengobati luka karena pada pertandingan terakhir di Liga Primer dipermalukan Manchester City 2-4, akhir Februari lalu.

Kondisi itu melecut semangat anak asuh Carlo Ancelloti saat melakoni derby London menghadapi West Ham. “Rekor kandang kami mungkin lebih baik dari yang lain beberapa tahun belakangan ini, tapi hasil buruk memang selalu terjadi suatu waktu. Tapi kami harus menerimnya secara positif. Dengan kejadian itu kami lebih siap dan berusaha untuk kembali lagi, terutama laga kandang,” jelas Frank Lampard.

Misi merangkai kemenangan rekor kandang lagi bukan hal yang mustahil bagi Chelsea. Pasalnya, West Ham kini tidak dalam performa terbaik. Terbukti “The Hammers” kini hanya berada dua tingkat dari zona degradasi.

Tak hanya itu, catatan 10 kali pertemuan sejak 2003, Chelsea selalu unggul. West Ham tak pernah sekalipun menang dari Chelsea. Bahkan, dari sepuluh pertemuan itu, Chelsea mendapatkannya di Bridge.

Kemenangan di laga ini tak hanya penting bagi Chelsea di Liga Inggris, tapi juga dapat menyuntikkan motivasi bagi “The Pensioners” untuk menghadapi laga krusial di Liga Champions saat menjamu Inter Milan, pertengahan pekan depan.

Meskipun di atas kertas Chelsea unggul segalanya, tetapi mereka patut waspada. Pasalnya, barisan belakang Chelsea masih keropos setelah ditinggal banyak pemainnya. Selain kiper Petr Cech yang masih absen, Jose Bosingwa, Ashley Cole, dan Ricardo Carvalho tidak dapat diturunkan karena cedera. Begitu juga Juliano Belletti yang tidak dapat tampil karena menjalani hukuman akibat kartu merah di laga terakhir.

Lini tengah Chelsea pun juga sama. Michael Ballack yang senasib dengan Belletti tak dapat memperkuat timnya. Tidak hadirnya kapten tim nasional Jerman ini juga menambah panjang daftar gelandang yang absen, termasuk Deco dan Michael Essien.

Namun krisis pemain juga dialami West Ham. Untuk laga ini, pelatih Gianfranco Zola tidak dapat menurunkan Herita Ilunga, Luís Boa Morte, Benni McCarthy, dan Calum Davenport.

Kendati demikian, West Ham tak akan menyerah. Gelandang Valon Behrami menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Chelsea. Sebaliknya laga ini menjadi momen West Ham mengangkat mental tim. “Kami percaya dapat membuat hal spesial tapi kami harus tampil 100 persen. Semua pemain harus memberikan mental dan fisik sepenuhnya, ini tidak mudah,” ucap Behrami.

Butuh Fabregas

Hasil fantastis di Liga Champions saat mengalahkan FC Porto 5-0 membuat Arsenal percaya diri saat bertandang ke markas Hull City kendati masih belum diperkuat kapten Cesc Fabregas.

Pelatih Arsene Wenger berharap pemain andalannya itu cepat pulih sehingga dapat mengomandoi rekan-rekannya saat menghadapi Hull. “Jika tidak ada keajaiban dia tidak akan tampil. Keputusan saat ini, dia tidak tampil Sabtu,” jelas Wenger.

Sebenarnya, tanpa Fabregas pun Arsenal masih memiliki keunggulan sejarah bila bertemu dengan Hull. Dalam empat kali pertemuan di dua musim terakhir, Arsenal mengantongi tiga kemenangan, dua di Liga Inggris dan satu di Piala FA. Sedangkan satu laga lainnya, dimenangkan Hull yakni pada 2008 lalu.

Apalagi Hull kini dalam kondisi terpuruk karena masih berkutat di zona degradasi.Kondisi ini tentu dapat dimanfaatkan Arsenal yang berambisi merebut gelar Liga Inggris setelah terakhir kalinya merebut musim 2003-2004.“Setiap pertandingan selalu sulit. Kami harus fokus di setiap laga. Jika itu dilakukan, kita lihat hasilnya di akhir musim,” ucap bek Arsenal, Thomas Vermaelen. (tya/Rtr/AFP/S-1)


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: