Posted by: Yosni Herin | February 26, 2010

Diam

By: Yoseph Lagadoni Herin (Yosni Herin)

Lama aku berdiam dalam sunyi
Diamku bukan suara, bukan cahaya….
Melainkan mencari cinta dengan jalan lain

Lama aku berusaha mengalah
Bukan untuk mencari pemenang atau pecundang
Tapi agar orang lain juga tidak merasa kalah…..
Akhirnya aku tahu,
diam tak selamanya emas.
Orang sering menganggap sunyi itu tiada
dan luka orang kecil selalu dibiarkan bernanah.
Maka biarlah aku balut luka itu dengan suara dan kata
karena puisi tak lagi indah jika lahir dari amarah rahim!

(Dimuat di Pos Kupang Minggu, 21 September 2008 halaman 6)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: